Meningkatnya Serangan DDoS pada Tahun 2020


JogjaXploit - Banyak sekali jenis kejahatan siber, salah satu nya yaitu DDoS. Pada kali ini kita akan membahas mengenai Meningkatnya Serangan DDoS pada tahun 2020 ini. Menurut data yang ada, sebanyak 33% bisnis di dunia telah menjadi korban dari serangan DDoS ini.

Tak hanya itu, beberapa serangan DDoS ini sangat kuat dengan kecepatannya yang mencapai 1.35 Tbps, DDoS sangat mampu melumpuhkan bahkan memusnahkan. Dengan kecepatan yang sebesar itu juga, DDoS susah untuk dilacak.

Bagi kalian yang belum tau DDoS, pada artikel selanjutnya akan kami bahas mengenai apa itu DDoS dan bagaimana cara mengatasinya.

Mengapa tidak di bahas di sini sekalian? karena jika kami bahas disini, akan terlalu panjang dan lebar pembahasannya.

DDoS atau singkatan dari Distributed Denial Of Service ini mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2020 ini.

Peningkatan serangan ini sangat besar kemungkinan nya dikarenakan pandemi Covid-19 ini, yang mana kebanyakan orang melakukan aktivitas di rumah dan berselancar di dunia maya ( internet ).

Pandemi Covid-19 ini membuat kebanyakan aktivitas dilakukan secara online, baik itu pekerjaan, pembelajaran, jual-beli, dan lain sebagainya.

Hal tersebut nampaknya dimanfaatkan oleh penyerang siber atau biasa di sebut Hacker yang mana menggunakan jenis serangan DDoS.

Banyak sekali perusahaan atau bisnis yang sudah terkena efek dari serangan satu ini. Contoh nya saja pada bulan Maret kemarin, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan yang ada di Amerika Serikat menjadi korban serangan DDoS ini.

Bayangkan, Departemen Kesehatan di Amerika Serikat saja dapat di serang begitu mudah nya. Bagaimana jika menyerang situs-situs kecil atau pribadi. Pastinya sangat mudah lagi.

Berdasarkan laporan dari Kaspersky, serangan DDoS ini sangat meningkat terhadap serangan sumber daya pendidikan dan situs resmi kota. Serangan DDoS ini meningkat tiga kali lipat di banding periode sebelumnya, ungkap mereka.

Secara umum, jumlah total serangan pada 2020 mengalami peningkatan yang signifikan. Kaspersky DDoS Protection mengatakan mereka telah memblokir dan mendeteksi serangan sebanyak dua kali lipat di bandingkan periode sebelumnya.

Tak hanya itu, durasi rata-rata ternyata juga ikut tumbuh. Pada Q1 2020, serangan DDoS ini bertahan 25% lebih lama dibanding Q1 2019.

Bagaimana pendapat kalian atas meningkatnya serangan DDoS ini?.

Mungkin cukup sekian berita mengenai Meningkatnya Serangan DDoS pada Tahun 2020 ini. Terima kasih dan sampai jumpa.

Silahkan Bertanya atau Beri Tanggapannya, Terima Kasih

Posting Komentar

Silahkan Bertanya atau Beri Tanggapannya, Terima Kasih

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama

ads

ads